Cegah Corona Meluas, Pengadilan Negeri Cilacap Terapkan Persidangan Pidana melalui Teleconference

Cegah Corona Meluas, Pengadilan Negeri Cilacap Terapkan Persidangan Pidana melalui Teleconference

21 May

CILACAP - Dampak Corona bukan hanya terjadi pada sektor perekonomian, tetapi juga berimbas pada dunia peradilan di Indonesia. Pangadilan Negeri Cilacap misalnya, mulai Selasa 31 Maret 2020 menerapkan sidang secara online atau Teleconference ditengah wabah corona (COVID-19) yang sedang melanda tanah air saat ini. pelaksanaan sidang secara online ini dilakukan guna menindaklanjuti surat Dirjen Badan Peradilan Umum. Surat Nomor 379/DJU/PS.00/3/2020 tertanggal 27 Maret 2020 perihal Persidangan Perkara Pidana Secara Teleconference, itu ditujukan kepada Ketua Pengadilan Tinggi dan Ketua Pengadilan Negeri Seluruh Indonesia, berisi bahwa persidangan perkara pidana dapat dilakukan secara jarak jauh atau teleconference. Langkah tersebut dalam rangka mengikuti kebijakan pemerintah untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19 dengan meniadakan kerumunan, sehingga bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona.

1   6

Dalam sidang perkara pidana ini, di mana Terdakwa dan Penasihat Hukum tidak dihadirkan di ruang sidang, tetapi tetap berada di Lembaga Lemasyarakatan Cilacap, Jaksa Penuntut Umum berada di kantor Kejaksaan Negeri Cilacap, untuk barang bukti melalui RUPBASAN di kantor RUPBASAN Cilacap, sementara di ruang sidang Pengadilan Negeri Cilacap hanya terdapat Majelis Hakim dan saksi yang masing-masing berada di ruangan tersendiri. Dalam sidang ini acaranya tetap tidak berubah, di mana azas-azas hukum tetap diberlakukan.

2   3

4   5