Upacara Bendera Dalam Rangka HUT Korpri Ke-47 Tahun 2018 Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A dengan Tema “Korpri: Melayani, Bekerja Dan Menyatukan Bangsa”

29 Nov

CILACAP - Kamis, 29 November 2018 dilangsungkan Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke-47. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kristanto Sahat Hamonangan Sianipar, S.H., M.H. yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A, Jon Effreddi, S.H., M.H., yang pada kesempatan sama menghadiri undangan di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. Acara yang dilaksanakan di halaman gedung Pengadilan Negeri Cilacap berjalan dengan khidmat dan lancar dengan diikuti oleh seluruh hakim, calon hakim, pejabat struktural, pejabat fungsional serta ASN. Tema Peringatan HUT Korpri ke-47 adalah “Korpri: Melayani, Bekerja, dan Menyatukan Bangsa.”

20181129 upacara hut korpri foto.1

Sejak pertama kali berdiri, Korpri sebagai satu-satunya wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara. Sejalan dengan berlakunya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, Korpri siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintah yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengembangkan kesejahteraan anggota. Peringatan HUT Ke-47 Korpri saat ini mengambil filosofi bambu yang akarnya menjadi perekat tanah merupakan simbol memperkukuh dan mempersatukan bangsa. Bambu yang subur di Indonesia tumbuh secara berumpun merupakan simbol solidaritas dan kebersamaan.

20181129 upacara hut korpri foto.2   20181129 upacara hut korpri foto.3

Kristanto Sahat Hamonangan Sianipar, S.H., M.H. membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional Korpri. Dalam sambutannya disampaikan:
Selama 47 tahun, Korpri beserta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara telah memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Korpri telah menjadi salah satu pengikat dalam memperkukuh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman. Jajaran Aparatur Sipil Negara telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional. Jajaran Aparatur Sipil Negara juga ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme.
Upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan. Dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat, Aparatur Sipil Negara juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman.
Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari Aparatur Sipil Negara.
Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban Aparatur Sipil Negara jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, Aparatur Sipil Negara harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas. Mau tidak mau, Aparatur Sipil Negara harus selalu open mind, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait.
Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapis pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM kita harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang sedang berubah cepat.

20181129 upacara hut korpri foto.4   20181129 upacara hut korpri foto.5

Selamat Ulang Tahun Korpri yang Ke-47, junjung tinggi Panca Prasetya Korpri, dan teruslah berbakti untuk ibu pertiwi. (RNP)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. pada Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A: Dengan Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H/2018 M Kita Jadikan Momentum Merenungkan Keteladanan Rasulullah

27 Nov

CILACAP - Bertempat di Ruang Sidang Wijayakusuma Selasa, 27 November 2018 dilaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. Kegiatan diikuti oleh seluruh muslim/muslimat baik Hakim, Calon Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, serta ASN Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A. Taushiyah disampaikan oleh K.H. Hasan Makarim dari Cilacap dengan mengambil tema “Dengan Maulid Nabi Muhammad saw. 1440 H/2018 M, Kita Jadikan Momentum Merenungkan Keteladanan Rasulullah”. Dalam taushiyah-nya, K.H. Hasan Makarim menyampaikan empat sifat Rasulullah saw.: shiddiq, amanah, tabligh, dan fathonah.

20181127 pengajian maulid nabi foto.1

Nabi Muhammad saw. adalah nabi terakhir yang mendapatkan banyak gelar baik dari Allah maupun dari manusia. Berbagai julukan diberikan kepada beliau atas kesuksesannya dalam melakukan misi risalahnya di muka bumi. Beliau berhasil menjadi pemimpin agama (sebagai Nabi) berhasil menjadi pemimpin negara (ketika memimpin negara Madinah). Di samping itu beliau juga berhasil dalam menjalankan berbagai kepemimpinan yang lain, seperti memimpin perang, memimpin musyawarah, dan memimpin keluarga. Karena itu, sudah sepantasnya umat Islam menjadikannya sebagi teladan yang terbaik. Terkait dengan hal ini Allah swt. berfirman:
”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab [33]: 21).

20181127 pengajian maulid nabi foto.2   20181127 pengajian maulid nabi foto.3

Untuk dapat meneladani Nabi Muhammad Saw. dalam kehidupan kita sehari-hari, tentunya kita, umat Islam, harus mengetahui terlebih dahulu apa saja sifat-sifat yang dimiliki oleh beliau dan bagaimana perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Agar kita dapat meneladani Nabi Muhammad saw., berikut sifat-sifat dan perilaku beliau:
1. Shiddiq, yang berarti jujur. Nabi dan rasul selalu jujur dalam perkataan dan perilakunya dan mustahil akan berbuat yang sebaliknya, yakni berdusta, munafik, dan yang semisalnya.
2. Amanah, yang berarti dapat dipercaya dalam kata dan perbuatannya. Nabi dan rasul selalu amanah dalam segala tindakannya, seperti menghakimi, memutuskan perkara, menerima dan menyampaikan wahyu, serta mustahil akan berperilaku yang sebaliknya.
3. Tabligh, yang berarti menyampaikan. Nabi dan Rasul selalu menyampaikan apa saja yang diterimanya dari Allah (wahyu) kepada umat manusia dan mustahil nabi dan rasul menyembunyikan wahyu yang diterimanya.
4. Fathonah, yang berarti cerdas atau pandai. Semua nabi dan rasul cerdas dan selalu mampu berpikir jernih sehingga dapat mengatasi semua permasalahan yang dihadapinya. Tidak ada satu pun nabi dan rasul yang bodoh, mengingat tugasnya yang begitu berat dan penuh tantangan.

Sebagai umat Islam dan sekaligus umat Nabi Muhammad saw. kita harus menjadikannya sebagai teladan utama yang harus kita ikuti semua anjurannya dan kita hindari semua larangannya. Semoga kelak kita semua mendapatkan syafaatnya di hari akhir. Amin. (RNP)

Rapat Bulanan Periode Bulan November 2018

08 Nov

CILACAP - Kamis, 8 November 2018 bertempat di Ruang Sidang Wijayakusuma dilaksanakan Rapat Bulanan Periode Bulan November 2018. Rapat yang dimulai pukul 09.45 WIB diikuti oleh Hakim, Calon Hakim, Pejabat Struktural, Fungsional serta Pelaksana. Rapat dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A Jon Effreddi, S.H., M.H.

20181108 rapat bulanan foto.1

Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A Jon Effreddi, S.H., M.H. menyampaikan:
1. Sekretaris sebagai supporting unit harus memperhatikan sarana dan prasarana dalam rangka pelaksanaan tugas utama;
2. Sedang dilaksanakan penambahan ruang sidang, sehingga kita akan mempunyai ruang sidang sebanyak 5 (lima), diharapkan dapat mendukung percepatan proses penyelesaian perkara;
3. Mengingatkan kembali bahwa pembuatan surat keterangan Gratis tidak dipungut biaya;
4. Pelayanan umum baik teknis maupun non teknis harus dilakukan di meja PTSP, tidak boleh dilayani dalam ruang kerja;
5. Bagian PTIP untuk senantiasa memantau dan menginformasikan berita terkini yang terdapat dalam website yang terkait;
6. Terkait SIPP, penanganan perkara saat ini sebesar 86%, dimohon kepada user SIPP untuk selalu meningkatkan kinerjanya, perkara yang sudah putus untuk segera diminutasi;
7. Kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kantor untuk selalu ditingkatkan;
8. Dalam melaksanakan pekerjaan harus berpedoman pada SOP yang ada.

20181108 rapat bulanan foto.2   20181108 rapat bulanan foto.3

Acara dilanjutkan dengan laporan dari masing-masing bagian. Rapat ditutup pada pukul 10.45 WIB dengan harapan semoga kinerja Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A semakin baik. (RNP)

Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan Ke-73 Pengadilan Negeri Cilacap Kelas IA

12 Nov

CILACAP - Senin, 12 November 2018 bertepatan dengan Hari Pahlawan Ke-73, Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A menyelenggarakan Upacara Bendera yang diikuti oleh seluruh hakim, calon hakim, pejabat struktural, pejabat fungsional, dan staf. Upacara dimulai pukul 08.00 WIB bertempat di halaman gedung Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A. Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A Jon Effreddi, S.H., M.H. yang membacakan amanat dari Menteri Sosial RI (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita.

20181112 upacara hari pahlawan foto.2

Setiap tahun pada tanggal 10 Nopember, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Di bulan November, ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

20181112 upacara hari pahlawan foto.1

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

20181112 upacara hari pahlawan foto.3   20181112 upacara hari pahlawan foto.4

Tema Hari Pahlawan Tahun 2019 adalah “Semangat Pahlawan di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali. Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Pada hakikatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya namun tidak ada kata akhir/berhenti untuk berjuang. Setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai tuntutan lingkungan strategis. Oleh karenanya, peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. Mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan. Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat Indonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.

Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita. (RNP)

Pengajian Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A: Kiat Meraih Takwa dan Muhasabah Diri

08 Nov

CILACAP - Bertempat di Ruang Sidang Wijayakusuma Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A dilaksanakan Pengajian pada Kamis, 8 November 2018 dengan diikuti oleh seluruh hakim dan karyawan/karyawati Pengadilan Negeri Cilacap Kelas I A yang beragama Islam. Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Sahlan Nasir, S.H. dari Cilacap dengan mengangkat tema “Kiat Meraih Takwa dan Muhasabah Diri”.

20181108 pengajian foto.1   20181108 pengajian foto.2

Setiap kita tentu saja ingin terus mengokohkan ketakwaan kepada Allah swt., dengan takwa yang sebenar-benarnya, karena itu yang dikehendaki Allah swt. terdapat ayat dalam Al-Qur’an yang mengharuskan kita untuk melakukan evaluasi diri (Muhasabah).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al.Hasyr: 18) 

لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya.” (HR At-Tirmidzi No. 2417, Ad-Daarimi No. 537), dan Abu Ya’la No. 7434)
20181108 pengajian foto.3   20181108 pengajian foto.4