Pengajian Menyambut Bulan Ramadhan 1440 H Pengadilan Negeri Cilacap

23 May

CILACAP – Bertempat di ruang wijayakusuma, Selasa 30 April 2019 dilaksanakan Pengajian Menyambut Bulan Ramadhan 1440 H. Pengajian diikuti oleh seluruh Hakim dan ASN yang beragama Islam. Jon Effreddi, SH.,MH Ketua Pengadilan Negeri Cilacap dalam sambutannya menyampaikan bahwa Puasa adalah melatih kesabaran menuju kearah Taqwa dengan menjalankan semua aturan sesuai perintah Allah SWT. Sebagai pembicara Ustadz Adnan Ishak dari Cilacap menyampaikan Keistimewaan Bulan Ramadhan dibanding dengan bulan-bulan lainnya.
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151).

WhatsApp Image 2019 05 02 at 13.08.021   WhatsApp Image 2019 05 02 at 13.08.022

Delapan Keistimewaan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya, yaitu: Syahrun Azhim (Bulan Yang Agung), Syahrul Mubarak, Syahru Nuzulil Qur’an, Syahrus Shiyam, Syahrul Qiyam, Syahrus Sabr (Bulan Sabar), Syahrul Musawwah (Bulan Santunan), Syahrul Yuzdaadu fiihi Rizqul Mu’min
Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan ‘Arsy Allah Ta’ala dimana tidak ada naungan kecuali hanya naungan Allah Ta’ala. Yaitu:
1. Pemimpin yang adil
2. Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah Ta’ala
3. Seorang yang hatinya senantiasa bergantung di masjid
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah Ta’ala. Mereka berkumpul karena Allah dan mereka pun berpisah juga karena Allah Ta’ala.
5. Seorang yang diajak wanita untuk berbuat yang tidak baik, dimana wanita tersebut memiliki kedudukan dan kecantikan, namun ia mampu mengucapkan, “Sungguh aku takut kepada Allah”.
6. Seorang yang bersedekah dan dia sembunyikan sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Seorang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian sehingga kedua matanya meneteskan air mata